Hubungan Tingkat Pendidikan dan Pengetahuan Ibu dengan Kejadian ISPA pada Balita di Kepulauan Sangkarrang

  • Ernawati Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nani Hasanuddin
  • Wa Mina La Isa rogram Studi S1 Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nani Hasanuddin, Makasar, INdoensia
Keywords: Acute respiratory injury, Education Level, Knowladge, Acute respiratory tract infection

Abstract

The under-five mortality rate due to ARI can be caused by low levels of education and lack of parental knowledge about ARI itself. In general, parents underestimate cough and cold as not dangerous because usually this disease can affect children repeatedly and heal by itself. However, they do not understand that this disease can develop into a serious disease if it is not treated and treated immediately, especially when the child's immune system decreases. This research is a correlational study using a cross sectional approach, the sample size is 82 mothers who have toddlers in the Sangkarang Islands. Data collection through interviews and direct observation in the field on September 15-23 2019. To see the relationship between education level and mother's knowledge with the incidence of ARI using Chi Square statistical analysis. The results of this educational level study obtained a value of p = 0.000 with an error level of α = 0.05. In conclusion, there is a relationship between education level and the incidence of ARI in toddlers in the Sangkarrang Islands. And the results of this mother's knowledge research obtained a value of p = 0.000 with an error level of α = 0.05. In conclusion, there is a relationship between mother's knowledge and the incidence of Acute Respiratory Infection (ARI) in Toddlers in the Sangkarrang Islands.

References

Adelina. (2014). Hubungan Status Imunisasi dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut  (ISPA)  pada Balita Sakit (1-5 Tahun) di Puskesmas Teladan Medan . Skripsi. Sumatera Utara.
Aslia, D. (2015). Klasifikasi ISPA. Http://www.academia.edu/5625564/Mekanisme ISPA.com. diakses 29 Juli 2019.
Blogspot. (2016). Pendidikan Dasar. http://Blogspot.com. Diakses 27 Juli 2019. Pukul 23:18 WIB.
Dani, Y. (2009). ‘’Penerapan Metode Survey, Question, Read, Ricite, and Review (SQ3R) pada Pokok Bahasan Pencemaran Lingkungan untuk Meningkatkan Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas X5 SMA Muhammadiyah I Surakarta Tahun Ajaran 2008/2009’’. Skripsi S1 (Tidak ditebitkan). Surakarta: FKIP UMS.
Dantes, nyoman. (2012). Metode Penelitian. Yogyakarta: Andi
Donsu, J, D, T . (2017). Psikologi Keperawatan, Yogyakarta : Pustaka Baru Press Cetakan I. 
Feni, K. (2014). Analisa Bahan Ajar Fisika SMA Kelas XI di Kecamatan Indralaya Utara Berdasarkan KategoriLiterasi Sains. Jurnal Inovasi dan Pembelajaran Fisika Volume 1 Nomor 1. 43-47. Diperoleh dari http://ejournal.unsri.ac.id/index.php/jipf/article/download/1263/419. Diakes tanggal 25 Juli 2019 Pukul 16:45 WIB.
Helmawati. (2014). Pendidikan Keluarga Teoritis dan Praktis. Bandung: PT. Remaja.
Hayati, RZ. (2017). Hubungan Konsentrasi PM10 dan Faktor Lingkungan dalam rumah dengan keluhan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada Balita di Puskesmas Rawa Terate Kecamatan Cakung Tahun 2017.
Kemenkes RI. (2009). Hasil utama RISKESDAS, 2018 kemenkes balbankes.
Kemenkes RI. (2010). Rencana Kerja Jangka Menengah Nasional.
Kemenkes RI. (2012). Modul Tatalaksana Standar peneumonia. Jakarta : Kemenkes RI. 
Kadir, A. (2014 : 59). Dasar-dasar Pendidikan. Jakarta: kharisma Putra Utama.
Muaris, H. (2006). Lauk Bergizi Untuk Anak Balita. Jakarta: Gramedia Pustaka  Utama.
Notoatmodjo, S.(2014). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.
Rahayu, SR.(2011). Kejadian  ISPA pada Balita ditinjau dari Pengetahuan  Ibu, Karakteristik Balita, Sumber Pencemar  dalam ruang dan  Lingkungan  Fisik Rumah  di wilayah kerja Puskesmas  DTP Cibeber Kabupaten  Lebak  Provinsi Banten Tahun 2011.
Sutomo, B dan Anggraini, DY. (2010). Menu sehat alami Untuk Balita Dan Batita. Jakarta: PT. Agromedia Pustaka.
Sugiyono. (2011). Statistik Untuk Penelitian. Alfabeta Bandung.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta.
Uripi, V. (2004). Menu Sehat Untuk Balita. Jakarta: Puspa Swara.
Profil, Dikes NTB. (2017). Data Peneumonia pada Balita Tahun 2016-2017.
Wawan, A dan Dewi, M. (2010). Teori dan Pengukuran Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Manusia.  Yogyakarta : Nuha Medika.
Widoyono. (2008). Penyakit Tropis Epidemiologi, Penularan, Pencegahan, dan Pemberantasannya, Jakarta : Erlangga. 
Wijayanti & Indarjo.(2018). Gambaran karakter dan pengetahzuan penderita ISPA pada pekerja pabrik di PT perkebunan nusantara 1x (persero) kebun batujamus/kerjoarum karanganyar.
Published
2021-06-30
How to Cite
Ernawati, & Wa Mina La Isa. (2021). Hubungan Tingkat Pendidikan dan Pengetahuan Ibu dengan Kejadian ISPA pada Balita di Kepulauan Sangkarrang. ProHealth Journal, 18(1), 1-8. https://doi.org/10.59802/phj.202118199
Section
Articles