Hubungan Tingkat Pengetahuan Keluarga dengan Upaya Pencegahan Penularan TBC di Wilayah Kerja Puskesmas Pampang Makassar
Abstract
Pendahuluan: Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis, yang paling umum mempengaruhi paru-paru. Prevalensi penyakit TBC semakin meningkat, total kasus penyakit TBC di wilayah kerja Puskesmas Pampang Makassar pada tahun 2018 mencapai 47 kasus. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan keluarga dengan upaya pencegahan penularan TBC. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini teknik Total Sampling.. Analisis data menggunakan uji Correlation Spearman. Hasil analisis univariat menunjukkan 40,43% mayoritas responden memiliki pengetahuan yang baik terhadap upaya pencegahan penyakit TBC dan 34,04% responden memiliki upaya pencegahan penyakit TBC yang baik. Analisis bivariat dengan uji Correlation Spearman dengan p value sebesar 0,000 lebih kecil dari nilai α = 0.05. Hasil didapatkan ada hubungan antara pengetahuan dengan upaya pencegahan penyakit TBC. Diharapkan tenaga kesehatan dapat lebih meningkatkan promosi kesehatan yang lebih baik lagi mengenai pentingnya melakukan upaya pencegahan penyakit TBC yang dapat dilakukan oleh masyarakat sebagai pencegahan terhadap penyakit TBC yang dapat menyebabkan kematian
References
Darmanto, D. (2014). Respirology. Edisi2. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran
Dikes Kab. Lotim. (2018). Profil Kesehatan Kabupaten Lombok Timur tahun 2017.Lombok TImur: Dinas Kesehatan Sukoharjo.
Friedman, Marilyn M. (2010). Buku Ajar Keperawatan Keluarga : Riset, Teori dan Praktek. Jakarta : EGC
Harmoko (2012). Asuhan Keperawatan Keluarga. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Husaini, Usman. (2003) Pengantar Statistika. Bumi Aksara. Jakarta
Husein Umar (2005) Metode Penelitian. Jakarta : Salemba Empat
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2015). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2014. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2017. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
Notoaatmodjo, Soekidjo.(2014). Ilmu Kesehatan Masyarakat : Prinsip – prinsip Dasar. Jakarta : PT. RIneka Cipta.
Notoaatmodjo, Soekidjo.(2015).Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: PT Rineka Cipta
Nursalam, S. (2003). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan Pendekatan Praktis. Jakarta: Salemba Medika.
Price, Sylvia Anderson (2006) Patofisiologi : Konsep Klinis Proses-Proses Penyakit. Alih Bahasa Brahm U Pendit.ed 4. Jakarta : EGC
Priyoto. (2014) Teori SIkap dan Perilaku dalam Kesehatan. Yogyakart : Nuha Medika
Sugiyono (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung : Afabeta
Sugiyono. 2005. Statistika Untuk Penelitian. CV. Alfabeta. Bandung
Sulianti (2004). Tuberkulosi . Diakses tanggal 8 desember 2018 dari http://www.infeksi.com
Sunaryo(2004). Psikologi Untuk Keperawatan. Jakarta; EGC.
Suprajitno (2004). Asuhan Keperawatan Keluarga: Aplikasi Dalam Praktik. Jakarta; EGC.
Vardiansyah, Dani (2008). Filsafat Ilmu Komunikasi : Suatu Pengantar. Jakarta : Indeks.
Widoyono. (2008) . penyakit tropis : epidemiologi, penularan , pencegahan dan pemberantasannya .Jakarta: Erlangga
World Health Organization. (2018). Global Tuberculosis Report.pdf. World Health Organization. http: // www.who.int/tb/publications/global report/en/. Diakses tanggal 29 November 2018
Copyright (c) 2021 Rusni Mato, Amrita Mutmainnah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with ProHealth Journal agree to the following terms:
-
Authors retain copyright and grant ProHealth Journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to remix, adapt and build upon the work with an acknowledgment of the work's authorship and of the initial publication in ProHealth Journal.
-
Authors are permitted to copy and redistribute the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in ProHealth Journal.