Faktor–Faktor yang Mempengaruhi Perawatan Payudara pada Ibu Nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Sembalun
Abstract
ABSTRAK
Menurut data ASEAN tahun 2015 disimpulkan bahwa prevalensi ibu nifas yang mengalami bendungan ASI yaitu tercatat sebanyak 76.543 ibu, hal tersebut diakibatkan oleh perawatan payudara yang kurang dan kejadian mastitis sebanyak 55% yang disebabkan karena perawatan payudara yang tidak benar. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan di Puskesmas Sembalun, dari 10 orang yang diwawancarai 7 orang mengatakan tidak pernah mendapatkan informasi tentang perawatan payudara dan 3 orang mengatakan pernah mendapatkan informasi tentang perawatan payudara pada masa nifas. Penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi perawatan payudara pada ibu nifas. Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan rancangan cross sectional. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 47 ibu nifas dengan tekhnik pengambilan sampel total sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat. Berdasarkan hasil analisis uji statistik didapatkan bahwa terdapat 3 variabel yang mempengaruhi perawatan payudara pada ibu nifas yaitu pengetahuan (p value = 0,028), pendidikan (p value = 0,028) dan dukungan tenaga kesehatan (p value = 0,038). Sedangkan faktor sikap tidak memiliki pengaruh terhadap perawatan payudara (p value = 0,078).Diharapkan ibu nifas terus meningkatkan pengetahuan tentang perawatan payudara, kepada peneliti selanjutnya agar dapat mencari variabel lain yang berkaitan dengan perawatan payudara.
Kata Kunci : Perawatan Payudara, Ibu Nifas, Pengetahuan, Pendidikan, Sikap, Tenaga Kesehatan
ABSTRACT
According to ASEAN data in 2015 it was concluded that the prevalence of postpartum mothers who experienced breast milk dam were 76,543 mothers, caused by lack of breast care and the incidence of mastiticalcaused by improper breast care was 55%. Based on the results of a preliminary study conducted at the Sembalun Health Center, From 10 people interviewed, 7 people said they had never received information about breast care and 3 people said they had received information about breast care during the puerperium.This study was to determine the factors that influence breast care in postpartum mothers.the type of research was an analytic survey with a cross sectional design. The number of samples used in this study were 47 postpartum mothers with total sampling technique. The analysis used was univariate and bivariate analysis.Based on the results of statistical test analysis, it was found that there are 3 variables that affect breast care in postpartum mothers, namely knowledge (p value = 0.028), education (p value = 0.028) and support from health workers (p value = 0.038). While the attitude factor has no effect on breast care (p value = 0.078)
Conclusion: it is hoped that postpartum mothers will continue to increase their knowledge about breast care, and for further researchers to be able to look forward other variables related to breast care.
Keywords: Breast Care, Postpartum Mothers, Knowledge, Education, Attitudes, Health Workers
References
Ambarwati, E. dan Wulandari, D. 2010. Asuhan Kebidanan Nifas. Yogyakarta : Nuha Medika
Ayunda, Annisa dkk. 2018. Hubungan Karakteristik Ibu, Pengetahuan dan Sikap dengan Perilaku Perawattan Payudara
Dyah Pratiwi, E. and Sariyati, S. (2016) ‘Agama dengan Keikutsertaan Keluarga Berencana (KB) dan Pemilihan Jenis Alat Kontrasepsi pada Pasangan Usia Subur (PUS) di Desa Argomulyo Sedayu Bantul Yogyakarta’, Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia. doi: 10.21927/jnki.2015.3(1).1-9.
Elvira , D., dan Panjaitan, A. A. 2017. Hubungan antara Pengetahuan Ibu Nifas dengan Sikap dalam Melakukan Perawatan Payudara di Rumah Sakit Kartika Husada Kabupaten Kubu Raya Tahun 2017. Jurnal Kebidanan 7 (1). 55-62
H.Rosyantil. 2016. Hubungan Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Perawatan Payudara. Kebidanan.(Jakarta Timur).
Huriah, T. 2018. Metode Student Center Learning: Aplikasi pada Pendidikan Keperawatan Edisi Pertama. Jakarta: Prenadamedia Group.
Kepmenkes (2007) No 369 Tahun 2007 tentang Standar Profesi Bidan. Kemenkes RI.
Mutmainah. 2015. Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Breast Care dengan Perilaku Breast Care pada Ibu Hamil di BPS Kusni Sri Mawarti Dlingo Bantul Yogyakarta. Naskah Publikasi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Aisyuyah Yogyakarta,.
Notoatmodjo, S. (2012a) Promosi Kesehatan & Ilmu Perilaku, Jakarta: Rineka Cipta.
________. (2012b) Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan, Journal of Chemical Information and Modeling. Doi : 10.1017/CBO9781107415324.004.
Nurrachmawati, D. D., Suharti, S. and Sriningsih, S. (2017). Asuhan Kebidanan Continuity Of Care Padany.W Masa Hamil Sampai Keluarga Berencana di Bpm Tukiyem Wijayanti,Amd.Keb. Health Sciences Journal. DOI: 10.24269/hsj.v1i1.19. Prawita, A. A. and Sal
Prawita, A. Ayu, & Salima, M. 2018. Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Nifas. Tentang Perawatan Payudara dengan Pelaksanaan Perawatan Payudara di Klinik Pratama Niar Medan
Rahmadani, Sendy Pratiwi. 2019. Hubungan Peran Petugas Kesehatan dan Dukungan Suami dengan Kepatuhan Ibu NIfas untuk Melakukan Perawatan Payudara.
Rini Susilo dan D Feti Kumala.2016. Panduan Asuhan Nifas & Evidance Based Practice.Yogyakarta: Deepublish.
Sari, Yemmy Putri. 2016. Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Pendidikan Ibu dengan Perawatan Payudara pada saat Hamil di Puskesmas Pembina Palembang Tahun 2016.
Ulfa, Z. D. and Setyaningsih, Y. (2020) ‘Tingkat Stres Ibu Menyusui dan Pemberian ASI pada Bulan Pertama’, Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK. doi: 10.33658/jl.v16i1.145
Novita, N., & Fransiska, Y. 2011. Promosi Kesehatan Dalam Pelayanan Kebidanan. Jakarta : EGC
Copyright (c) 2022 Nurhidayah, Eka Faizaturrahmi, Baiq Dika Fatmasari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with ProHealth Journal agree to the following terms:
-
Authors retain copyright and grant ProHealth Journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to remix, adapt and build upon the work with an acknowledgment of the work's authorship and of the initial publication in ProHealth Journal.
-
Authors are permitted to copy and redistribute the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in ProHealth Journal.