Pengaruh Pemberian Edukasi Variasi Makanan terhadap Peningkatan Berat Badan Balita Gizi Kurang
Abstract
Malnutrition is the result of a child's nutritional needs not being met for a long time, characterized by a weight for age below the standard deviation (<2 SD). Malnutrition is the result of a child's nutritional needs not being met for a long time. Consequently, malnutrition in children can disrupt the growth and development of their brains and physical development. This study aims to determine the effect of providing education about varied food choices on weight gain in malnourished toddlers. This research method is quantitative with a Quasi-Experimental, Nonequivalent Control Group design. The sample used in this study was 50 malnourished toddlers, meeting the inclusion criteria. Digital scales were used to measure the toddlers' weight. Data analysis was performed using the chi-square test. The results showed a significant effect between providing education on dietary variety and weight gain in malnourished toddlers (p ≤ 0.001). The conclusion of this study is that there is a significant effect between providing education on dietary variety and weight gain in malnourished toddlers. An effective preventive measure is through education on dietary variety for parents/caregivers to increase the weight of malnourished toddlers.
References
Abimayu, A., dkk. (2022). Analisis faktor risiko kejadian stunted, underweight, dan wasted pada balita di wilayah kerja Puskesmas Rangkapan Jaya Kota Depok. Jurnal Biostatistik, Kependudukan dan Informatika Kesehatan, 2(1), 45–53.
Afriansyah, N., dkk. (2023). Hubungan pengetahuan ibu tentang MP-ASI dengan status gizi balita usia 6–24 bulan. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 15(1), 22–30.
Ashagidigbi, W., dkk. (2022). Gender differences in child nutrition outcomes in low-income countries. International Journal of Child Health, 14(3), 55–64.
Ayuningtyas, D., dkk. (2018). Pengaruh penyuluhan gizi terhadap peningkatan berat badan anak gizi kurang. Media Gizi Indonesia, 12(2), 112–118.
Badan Pusat Statistik. (2022). Survei Konsumsi Makanan Individu (SKMI) 2022. Jakarta: BPS.
Duka Melanya, N. (2024). Media edukasi gizi untuk meningkatkan pengetahuan orang tua tentang menu MP-ASI. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 7(1), 33–40.
Helmawati, H. (2019). Peningkatan pertumbuhan balita melalui edukasi variasi makanan. Jurnal Kesehatan Anak, 5(2), 50–57.
Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. (2022). Profil kesehatan Kabupaten Gorontalo tahun 2022. Jakarta: Kemendagri.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Pedoman gizi seimbang: Isi piringku. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Buku Kesehatan Ibu dan Anak. Jakarta: Kemenkes RI.
Luwitasari, N., dkk. (2024). Pemberian makanan tambahan dengan variasi menu terhadap peningkatan berat badan balita gizi kurang. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 16(2), 55–63.
Minkhatulmaula, M., dkk. (2020). Faktor risiko gizi kurang pada balita usia 24–35 bulan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(3), 123–131.
Notoadmodjo, S. (2003). Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Notoadmodjo, S. (2010). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Notoadmodjo, S. (2012). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.
Qomarasari, I. (2024). Masalah gizi kurang dan faktor penyebabnya pada balita. Jurnal Kesehatan Anak Indonesia, 9(1), 15–21.
Rahayu, W. S., dkk. (2019). Edukasi gizi terhadap peningkatan berat badan balita. Jurnal Gizi dan Pangan, 14(2), 101–108.
Rahayu, W. S., dkk. (2024). Strategi pencegahan gizi kurang melalui penyuluhan dan PMT. Jurnal Gizi Keluarga, 5(1), 42–49.
Rahman, F., Hermiyanty, & Fauziah, A. (2019). Prevalensi gizi kurang pada anak balita usia 24–59 bulan. Jurnal Ilmu Kesehatan, 10(2), 60–67.
Rosmida, R., dkk. (2023). Hubungan variasi menu MP-ASI dengan status gizi balita. Jurnal Kesehatan, 18(1), 28–35.
Sabila, S., dkk. (2024). Determinasi masalah gizi kurang pada balita di Indonesia. Jurnal Gizi Masyarakat, 12(3), 77–85.
Sine, A., dkk. (2018). Edukasi gizi berbasis keluarga terhadap berat badan anak. Media Kesehatan Anak, 6(1), 25–31.
Ulva, M., dkk. (2022). Efektivitas media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan gizi ibu balita. Jurnal Promosi Kesehatan, 14(2), 100–108.
World Health Organization. (2021). Infant and young child feeding: Global nutrition targets. Geneva: WHO.
Zuryani, Z., dkk. (2024). Faktor sosial ekonomi yang memengaruhi gizi kurang pada balita. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 19(1), 14–22.
Authors who publish with ProHealth Journal agree to the following terms:
-
Authors retain copyright and grant ProHealth Journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to remix, adapt and build upon the work with an acknowledgment of the work's authorship and of the initial publication in ProHealth Journal.
-
Authors are permitted to copy and redistribute the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in ProHealth Journal.




